Pages

Tampilkan postingan dengan label Pernik-Pernik Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernik-Pernik Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Seragam Keluarga Pengantin Untuk Adikku Yang Down Syndrome

Adikku yang down syndrome, kujahitkan baju seragam untuk pernikahanku dengan bahan satin, brokat dan tulle supaya mirip-mirip nuansa irna la perle gitu. Hehehhe.....


Karena adikku tidak memungkinkan untuk pergi ke penjahit langganan kami, penjahitnya dengan baik hati datang ke rumah untuk mengukur ukurannya.


Adikku agak kikuk saat diukur, namun karena hanya sebentar saja, dia pun ketawa-ketiwi gak jelas seperti biasanya. Mungkin dia bingung karena harus diapakan. Tapi ternyata Cuma sebentar. Hyahhahahaha.....



Apapun itu, alhamdulillah kami tetap bersyukur.... Kita lihat saja hasilnya nanti.

Kamis, 22 Mei 2014

Souvenir Pernikahan Yang Bermanfaat

Souvenir pernikahan adalah bentuk ucapan terimakasih pada para hadirin yang telah berkenan datang dalam pesta perayaan pernikahan. Biasanya, souvenir ini diberikan pada saat hadirin masuk atau saat menjelang pulang dari acara pernikahan. Souvenir bisa berupa macam-macam, tergantung selera pengantin, situasi dan tema pernikahan, bahkan kondisi budget pengantin dan keluarganya. *kayaknya yang terakhir ini gue banget ya -_-*

Souvenir pengantin diberikan pada para hadirin sebaiknya di akhir pesta supaya mereka tidak kewalahan membawanya saat menyantap hidangan pernikahan. Namun, kadang souvenir pengantin diberikan di awal saat para hadirin masuk bisa jadi supaya tidak ada yang terlewat atau menghindari tamu-tamu yang lupa atau kehabisan. Hehehhe...

Souvenir itu terkadang disesuaikan dengan tema pernikahan, atau pekerjaan sang pengantin berbahagia. Sebagai contoh, kawan saya, seorang yang bergerak di bidang jual beli mobil, maka souvenirnya berupa sepasang kanebo pengelap mobil. Keren kan???

Pemilihan souvenir pernikahan harus dipikirkan matang-matang, karena berhubungan dengan penghormatan untuk para tamu dan berkenaan pula dengan limit budget. Selain itu, pemilihan souvenir yang unik juga harus dilakukan, mengingat bila kita memberikan souvenir yang sudah umum dan itu-itu saja, berapa banyak hadirin dalam pesta pernikahan kita menerima jenis siouvenir yang sama dari pernikahan-pernikahan lain yang akhirnya hanya sebagai pajangan atau menuh-menuhin lemari saja??? Ya, memang memilih jenis souvenir itu tidak mudah...............

Ada baiknya memang, sebuah souvenir itu bermanfaat digunakan untuk para tamu selanjutnya, bukan sebagai pajangan semata yang useless seperti lampu petromax.... 6-_- buat apa cobak... mana minyak gas udah mahal dan langka ginih....+_+


Ada contoh souvenir yang bermanfaat, misalnya paket sendok dan garpu makan, notes, buku bacaan, bahkan tanaman. Yang terakhir ini membuat saya sangat kagum, karena selain pro pada kelestarian lingkungan, tanaman ini bisa menjadikan penerimanya ‘dipaksa menjadi orang tua asuh’ bagi si tanaman tersebut. Akhirnya, tanaman itu bisa menjadikan hubungan ‘selamanya’ antara kenangan pesta pernikahan dan tamu yang hadir.

Souvenir Pernikahan Unik : Kaktus


Namun, bila ibu saya boleh berpendapat,,, berkatan konvensional adalah yang terbaik. Walau bagaimanapun, berkatan adalah supremasi tertinggi sebuah souvenir pernikahan. Meski hanya bisa ‘sekali saja digunakan’, namun anggota keluarga yang di rumah tidak ikut hadir dalam pesta pernikahan dapat ikut kenyang merasakan berkah pernikahan. Prinsip ibu saya ; tamunya kenyang, yang di rumah juga kenyang. Heheheh... Barakallah............ semoga bermanfaat.

Rabu, 21 Mei 2014

Wedding Ride : Jangan Jadi Ajang Gengsi

 

Setelah sah, sepasang pengantin biasanya mengendarai kendaraan pernikahan yang biasanya diberi hiasan bunga-bunga. Umumnya kendaraan ini berupa mobil yang seringnya mewah. Bahkan kadang juga ada mobil pengantin dengan plat nomor yang cantik juga. Olalaa.....


Ada juga pengantin yang tidak punya kendaraan, namun tetap ingin mengendarai kendaraan pengantin yang mewah seperti yang di tivi-tivi. Entah menyewa dari vendor gedung, fasilitas dari wedding organizer, maupun meminjam milik saudara yang punya mobil mewah. Bahkan ada pula penyedia khusus kendaraan pengantin. Akhirnya mereka rela merogoh kocek lebih dalam untuk sekedar gengsi.


Olala.... kalau misalnya nggak punya mobil ya jangan dipaksakan. Kalau bisa berhemat ya lebih baik berhemat. Yang sederhana saja, yang bersahaja. Misalnya naik becak, atau sepeda onthel.


Memang lebih baik pilihan dari beberapa pengantin yang menggunakan kendaraan yang unik seperti becak, sepeda, maupun kendaraan hasil jerih payahnya sendiri. Lebih membanggakan.


Nanti saat menikah, saya pribadi lebih suka mengendarai apa yang ada. Tidak perlu dihias buket bunga yang juga ngabisin duit yang tidak sedikit. Seadanya saja, nunut saudara saja. Tidak pinjam dan tidak berusaha meminjam. Sederhana dan bersahaja saja. Yang penting itu bukan pesta dan gengsinya, tapi bagaiamana kedua mempelai, mengarungi bahtera rumah tangga yang baru dibangun......................


Kalau Kate Middleton dan Pangeran William jelas ya, mereka pantes naik kereta kuda karena emang mereka keluarga kerajaan. Pernikahannya untuk rakyat, yang harus menyapa rakyat....