![]() |
Jas Pengantin Pria Elegan : No Payet, So Simple Yaa Ampun Mupeng banget... :'( |
Hanya saja, yang menjadi konyol adalah bila pengantin wanitanya mengenakan pakaian adat eropa yang seperti putri kerajaan sedangkan pengantin prianya beradat jawa. hehehehhe... Anda tidak ingin menjadi pasangan yang seperti itu, bukan??? hyahahhahaha... Semoga saja tidak. Sebaiknya bila Pengantin wanitanya mengenakan princess gown, maka pengantin prianya menggunakan jas yang warnanya senada. Misalnya putih....
![]() |
Pengantin Pria dengan Setelan Jas Putih, Senada dengan Istrinya |
Bila pengantin pria memilih untuk
mengenakan suite atau jas, tidaklah ada masalah dengan pengantin wanitanya,
entah mengenakan kebaya, atau menggunakan gaun. Beberapa kawan menyatakan
cenderung lebih menyukai pria yang mengenakan jas yang warnanya sama dengan
pakaian wanitanya.
Pengantin pria muslim bisa mengenakan
baju muslim dalam pernikahannya. Desain baju pengantin muslim pria tidak
terlalu beragam, umumnya baju standar lengan panjang yang serasi dengan
celananya. Idealnya, kesekian kali Bride Theory menyatankan ; pengantin pria hendaknya menggunakan warna yang senada atau serasi
dengan pengantin wanitanya. Umumnya, kedua pengantin menggunakan nuansa putih
dalam akad, dan nuansa berwarna-warni dalam resepsi. Namun apabila dibalik atau
tidak mengikuti umumnya, tidaklah mengapa.
![]() |
Pasangan Pengantin Saat Resepsi : Pakaiannya Senada |
Yang pasti, pakaian pengantin pria yang gemerlap penuh payet mengingatkan saya pada seseorang : Ustad Aad Ainurussalam.
Saya sering sekali menonton Ustad Aad
Ainurussalam di JTV. Yaa... saya juga mengakui suka mendengarkan ceramahnya yang ugal-ugalan itu. Kebetulan Ustad Aad yang merasa sangat tampan ini adalah
tetangga sahabat saya, jadi saya pernah besua secara langsung. Gaya Ustad yang suka ngaco dan agak kemayu ini sering
membuat para ibu terbahak-bahak saat beliau berceramah. Mungkin untuk
diferensiasi, ustad ini berdandan seperti pengantin di setiap kemunculannya.
Ustad Aad Aiunurussalam
Dalam setiap penampilannya, Ustad Aad
selalu menggunakan baju pengantin pria yang kadang bagian bawahannya seperti
rok maxi. Baju pengantin pria ini seringnya warna-warni dan berpayet di
sana-sini, gemerlapan seakan tidak ingin kalah berkilau dengan hebohnya
pengantin wanita. Beliau duduk di sebuah kursi seperti pelaminan, dan kadang
bernyanyi dangdut dan india diiringi backing vocal yang berkostum seperti
pengantin. Tak jarang, dalam penampilannya, ustad Aad berjoget-joget dangdut
meliuk-liuk. Astagaaaaaa............... akhirnya para penonton
yang mayoritas ibu-ibu tak kuasa menahan airmata karena kegelian dan tertawa
terpingkal-pingkal.
Nah, akhirnya, bila saya ke sebuah
pernikahan, dan mendapati pengantin prianya mengenakan baju penuh payet yang
berkilauan dan berwarna-warni, maka saya ingat ustad Aad seketika.
Allahuakbar....
Idealnya, untuk saya, pengantin pria
saya nantinya jangan mengenakan pakaian seperti ustad Aad.
Allahuakbarrrrrrrrrrr..................... hehehhe... mosok pake celana kulot yang kayak rok maxi???!!! Karena saya hanya mengadakan satu
acara yaitu akad di masjid mungkin jas rasanya kurang sopan karena mirip dengan
umat agama lain. Maka pilihan satu-satunya adalah baju pengantin pria muslim hanya
warna putih. Dan hendaknya desain jangan seperti ustad Aad.... Bisa dengan baju
pengantin pria muslim non-desain ustad Aad yang dilengkapi rompi atau baju
basofi Jawa Timuran yang putih polos tanpa payet.
![]() |
Pernikahan Impian : Gaun yang Indah dan
Diselenggarakan di Bulan Ramadhan
|
Atau kalau terpaksa tidak menemukan
baju yang dimaksud, hendaknya baju ustad Aadnya warna harus senada dengan saya,
yaitu putih. Atau kalau ada toleransi jangan terlalu banyak payet. Kalau masih
belum nemu juga..... ya tak apalah baju penuh payet tapi payetnya yang bagus
dan tidak murahan dengan desain yang keren dilengkapi rompi....
![]() |
Pakaian Pengantin Pria Elegan : Nyari dimana yang kayak gini dan warna putih??? *Jangan jawab BIKIN SENDIRI ya -_-"* |
Kalau baju pengantin pria saya nantinya seperti
ustad Aad.... rasanya langsung terbayang jogetannya berserta ibu-ibu yang menutup mulutnya sambil menahan tawa ... :’(
![]() |
Ibu-ibu Penonton Ceramah Ustad Aad Ainurussalam |
0 komentar:
Posting Komentar